MY frENZ

MY frENZ

Saturday, April 28, 2007

CinTAKu..

Gud Day..Takde ape nak kongi cuma aku malam tadi ntah nape tingt sangat pada dia yang pernah aku sayang..Tapi aku dapat satu kebahagiaan bila kawan aku ceritakan ini pada aku. Buat aku fikir akan kecintaan aku sebenar..
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam."Bolehkah saya masuk?" tanyanya.Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudahmembuka mata dan bertanya pada Fatimah,"Siapakah itu wahai anakku?""Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang."Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatulmaut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibriltidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allahdan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapanAllah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah."Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuhkecemasan."Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi."Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?""Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telahberada di dalamnya," kata Jibril.Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruhRasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang."Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnyamenunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" TanyaRasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu."Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidaktertahankan lagi."Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut inikepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis-shalaati, wa maa malakataimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu. " Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Alikembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini,mampukah kita mencintai sepertinya?Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa baarik wa sallim 'alaihi.Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.
Rakan aku itu ada menyebut sepotong nasihat "Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangimudi dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yangmengasihmu di akhirat."

4 comments:

azzam bellamy said...

salam..morning..dah hapdet..dah hapdet..

Ujang_MD said...

Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangimudi dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yangmengasihmu di akhirat.

I like this words.. make me think something.. thnxx zuriena..

Sunan_Jati said...

Kadang kala

ketika kita menangis

tiada orang nampak tangisan kita



Kadang kala

ketika kita sedang menderita

tiada orang nampak derita kita


Kadang kala

ketika kita risau

tiada org nampak kerisauan kita


Kadang kala

ketika kita gembira

tiada org nampak kegembiraan kita

-

-

-

-

-

-

-

-

-

tapi KENTUT !! Sekali je cukup....



Semua orang tau!!

Hahahaha!!

Sunan_Jati said...

moning.. oih kata nk blanja aku mkn laksa... hehehheheh!@